Penyebab Perang Dunia Kedua

Penyebab Perang Dunia Kedua

Tentang Perang dunia

Perang dunia kedua yang terjadi pada tahun 1939 hingga 1945 adalah konflik paling mematikan di sejarah manusia. Perang ini bukan terjadi tanpa sebab. Berikut adalah empat penyebab perang dunia kedua.

Penyebab Perang Dunia Kedua: Perjanjian Versailles

Penyebab Perang Dunia Kedua Perjanjian Versailles

Pemicu Perang Dunia Kedua diawali oleh Perjanjian Versailles. Perang Dunia I berakhir di tahun 1918. Keadaan sosial dan geopolitik dunia telah berubah secara mendasar dan tidak dapat kembali seperti semula. Sekutu telah menang, tetapi banyak ekonomi dan infrastruktur Eropa telah hancur, termasuk milik para pemenang. Prancis, bersama dengan para pemenang lainnya, berada dalam situasi putus asa terkait ekonomi, keamanan, dan moralnya. Dengan demikian, Perdana Menteri Prancis Georges Clemenceau bekerja untuk mendapatkan keamanan Prancis melalui Perjanjian Versailles. Juga tuntutan keamanan Prancis, seperti reparasi, pembayaran batu bara, dan Rhineland yang didemiliterisasi. Dimulai di Konferensi Perdamaian Paris tahun 1919–1920

Jerman dibebani tanggung jawab tunggal karena memulai Perang Dunia I. War Guilt Clause adalah langkah pertama untuk memuaskan balas dendam bagi negara-negara pemenang, terutama Prancis, terhadap Jerman. Sehingga kondisi Jerman yang sudah terpuruk karena kalah perang kini lebih terpuruk lagi.

Penyebab Perang Dunia Kedua: Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa

Liga Bangsa-Bangsa adalah organisasi penjaga perdamaian internasional yang didirikan pada tahun 1919 dengan tujuan eksplisit untuk mencegah perang di masa depan. Metode Liga termasuk perlucutan senjata, keamanan kolektif, penyelesaian perselisihan antar negara melalui negosiasi dan diplomasi dan peningkatan kesejahteraan global.

Liga tidak memiliki angkatan bersenjata sendiri sehingga bergantung pada negara-negara anggota untuk menegakkan resolusinya, menegakkan sanksi ekonomi yang diperintahkan Liga, atau menyediakan pasukan bila diperlukan untuk digunakan Liga. Namun, masing-masing pemerintah seringkali sangat enggan untuk melakukannya. Setelah banyak keberhasilan penting dan beberapa kegagalan awal pada 1920-an, Liga akhirnya terbukti tidak mampu mencegah agresi Blok Poros pada 1930-an. Ketergantungan pada keputusan dengan suara bulat, tidak adanya badan angkatan bersenjata yang independen dan kepentingan pribadi yang terus berlanjut dari para anggota terkemuka berarti bahwa kegagalan itu bisa dibilang tak terelakkan.

Sebab Perang Dunia Dua: Militerisme dan Ekspansionisme

Ekspansionisme adalah doktrin memperluas basis teritorial atau pengaruh ekonomi suatu negara, biasanya melalui agresi militer. Militerisme adalah prinsip atau kebijakan mempertahankan kemampuan militer yang kuat untuk digunakan secara agresif untuk memperluas kepentingan dan/atau nilai-nilai nasional, dengan pandangan bahwa efisiensi militer adalah cita-cita tertinggi suatu negara.

Di Italia, Benito Mussolini berusaha menciptakan Kekaisaran Romawi Baru, yang berbasis di sekitar Mediterania. Italia menginvasi Ethiopia pada awal 1935, Albania pada awal 1938, dan kemudian Yunani. Invasi ke Ethiopia memicu kata-kata marah dan embargo minyak yang gagal dari Liga Bangsa-Bangsa.

Di bawah rezim Nazi, Jerman memulai program ekspansinya sendiri yang berusaha memulihkan batas-batasnya yang “benar”. Sebagai awal menuju tujuannya, Rhineland dimiliter ulang pada bulan Maret 1936. Yang juga penting adalah gagasan tentang Jerman Raya, yang pendukungnya berharap untuk menyatukan orang-orang Jerman di bawah satu negara-bangsa untuk mencakup semua wilayah yang dihuni oleh orang Jerman, bahkan jika mereka merupakan minoritas di wilayah tertentu. Setelah Perjanjian Versailles, penyatuan antara Jerman dan Jerman-Austria yang baru dibentuk, negara bagian Austria-Hongaria, dilarang oleh Sekutu, meskipun sebagian besar orang Austria mendukung gagasan tersebut.

Di Asia, Kekaisaran Jepang memendam keinginan ekspansionis terhadap Manchuria dan Republik Cina. Dua faktor kontemporer di Jepang berkontribusi baik pada pertumbuhan kekuatan militernya dan kekacauan di jajarannya sebelum Perang Dunia I. Salah satunya adalah Undang-Undang Kabinet, yang mengharuskan Tentara Kekaisaran Jepang dan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang untuk mencalonkan anggota kabinet sebelum perubahan dapat dibentuk. Misalnya, pada tahun 1931, Tentara Kwantung, pasukan militer Jepang yang ditempatkan di Manchuria, mengadakan Insiden Mukden, yang memicu invasi Manchuria dan transformasinya menjadi negara boneka Jepang Manchukuo.

Sebab Perang Dunia Kedua: Permusahan Jerman dan Slavia

Peristiwa abad kedua puluh menandai puncak dari proses pembauran selama satu milenium antara orang Jerman dan orang Slavia. Kebangkitan nasionalisme pada abad ke-19 menjadikan ras sebagai pusat loyalitas politik. Kebangkitan negara-bangsa telah memberi jalan bagi politik identitas, termasuk pan-Jermanisme dan pan-Slavisme. Lebih jauh, teori Darwinis Sosial membingkai koeksistensi sebagai perjuangan “Teuton vs. Slavia” untuk mendominasi, tanah, dan sumber daya yang terbatas. Mengintegrasikan ide-ide ini ke dalam pandangan dunia mereka sendiri, Nazi percaya bahwa Jerman, “ras Arya”, adalah ras utama dan bahwa Slavia lebih rendah.

Tags: , ,